-->

POTENSI DAERAH

ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap

KATEGORI DOKUMEN

JADWAL KEGIATAN

06

September
PELAKSANAAN MUSRENBANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2016 - 2021
Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur
02

Maret
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2017
Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur
29

Oktober
Pembahasan RAPBD TA 2015
Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Tanjung Jabung TImur
Infrastruktur Listrik dan Telekomunikasi Kab. Tanjung Jabung Timur
Minggu, 30 Maret 2014 | 15:01:19 WIB | Dibaca: 4582 Kali


Listrik dan Telekomunikasi

Listrik menjadi kebutuhan vital bagi rumah tangga maupun dunia usaha dewasa ini. Oleh karena itu, seiring bertambahnya jumlah rumah tangga maupun unit usaha, produksi listrik perlu terus ditingkatkan agar mencukupi kebutuhan rumah tangga maupun dunia usaha. Produksi Listrik terjual selama periode 2009-2010 cenderung meningkat. Selama dua tahun, produksi listrik terjual tumbuh 65,4 persen. Pada tahun 2009, produksi listrik terjual sekitar 11.183 MWh, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 18.497 MWh. Diperlukan adanya peningkatan penyediaan energi dimasa mendatang guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat.

Sistem pengembangan kelistrikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada saat ini masih menggunakan sistem pembangkit tenaga diesel dan ketersediaan jaringan distribusi yang sangat terbatas. Untuk jangka panjang pengembangan kelistrikan dilakukan melalui kesatuan sistem “interkoneksi” yang merupakan bagian dari interkoneksi listrik Pulau Sumatera, Yang beroperasi 24 Jam di 8 Kecamatan (73%) Dan 43 Desa/Kelurahan (46,2 %).

Untuk desa-desa sangat terisolir yang diestimasi selam 10 tahun kedepan belum mungkin tersambung jaringan interkoneksi, dibangun dan dipasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang sampai saat ini telah terpasang 490 unit PLTS tersebar di 9 desa dan 1 unit PLTS pusat di Desa Sungai Rambut Kecamatan Berbak. Ditargetkan pada tahun 2012 semua kecamatan telah tersambung dengan jaringan interkoneksi sumatera dan pada tahun 2015 semua desa sudah mendapat aliran energy listrik. ini berarti pencapaian rasio 75/100 electrity sudah dapat dicapai pada tahun 2015 bersamaan dengan pencapaian pembangunan meilenium atau lebih cepat lima tahun target nasional.

Jaringan transmisi tenaga listrik dikembangkan untuk menyalurkan tenaga listrik antar sistem yang menggunakan kawat saluran udara atau kabel bawah tanah.

Sistem jaringan kelistrikan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur diarahkan untuk :

a. Pengamanan jalur transmisi tegangan tinggi.

b. Pengembangan jaringan distribusi dengan memperhatikan perkembangan dan penyebaran permukiman dan kawasan budidaya.

c. Mendorong rencana pembangunan LPG Plant dan kilang minyak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

d. Mendorong rencana pembangunan tangki timbun BBM di Muara Sabak.

Pelayanan sistem jaringan telekomunikasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur terdiri atas :

a. Jaringan terestrial.

b. Jaringan satelit.

Saat ini baru 3 Kecamatan Memiliki Telepon Statik Namun Hampir 70 % Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tercover Telepon Seluler. Untuk jaringan terestrial dikembangkan secara berkesinambungan untuk menyediakan pelayanan telekomunikasi di seluruh wilayah Kabupaten. Jaringan satelit dikembangkan untuk melengkapi sistem jaringan telekomunikasi Kabupaten melalui satelit komunikasi. Jaringan telekomunikasi dikembangkan untuk meningkatkan kemudahan hubungan antar wilayah yang diisyaratkan untuk mencapai pertumbuhan dan pemerataan secara efisien dan efektif.