POTENSI DAERAH

ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap

KATEGORI DOKUMEN

JADWAL KEGIATAN

06

September
PELAKSANAAN MUSRENBANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2016 - 2021
Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur
02

Maret
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2017
Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur
29

Oktober
Pembahasan RAPBD TA 2015
Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Tanjung Jabung TImur
Infrastruktur Jalan Kab. Tanjung Jabung Timur
Minggu, 30 Maret 2014 | 14:22:32 WIB | Dibaca: 4697 Kali


Transportasi Darat

Perkembangan jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus mengalami peningkatan, panjang jalan dari 855,35 km pada tahun 2006 meningkat menjadi 925,23 km pada tahun 2010, jalan dengan kondisi baik pada tahun 2006 hanya sebesar 17,22 % sedangkan jalan dengan kondisi buruk sebanyak 41,44 %, selanjutnya jalan dengan kondisi sedang sebesar 41,34 %, pada tahun 2010 jalan jalan dengan kondisi baik mencapai 48,9%, kondisi sedang 15% dan kondisi buruk 36,10%. Pembangunan prasarana jalan di Kabupaten yang sebagian besar wilayahnya berawa-rawa dan dataran rendah memerlukan biaya yang tinggi, karena diperlukan konstruksi khusus dan dengan penimbunan tanah, batu dank oral yang didatangkan dari luar daerah, semua ibukota kecamatan telah bisa ditempuh melalui jalan darat, begitu piula dengan sebagian besar desa, meskipun masih tetap memerlukan perbaikan di ruas-ruas tertentu.

Sesuai dengan karakteristik dan topografi wilayah yang memiliki ratusan sungai besar dan kecil, maka setiap pembangunan ruas jalan pasti akan diikuti pula dengan pembangunan jembatan, baik dengan bentang besar maupun bentang kecil. jumlah jembatan di Kabupaten ini sampai awal 2010 sebanyak 487 unit, yang sebagian besarnya (419 unit) masih dengan konstruksi kayu sehingga perlu segera dilakukan penggantian atau perbaikan.

Transportasi Air

Sesuai dengan kondisi daerah yang memiliki ratusan sungai maka keberadaan dermaga-dermaga kecil baik yang dikelola oleh masyarakat atau pemerintah daerah sangatlah menentukan denyut nadi perekonomian. hingga saat ini 2010 terdapat 58 unit dermaga dari sebelumnya yang hanya 4 unit Tahun 2005.