Pemkab Gandeng Tanoto Foundation
Jumat, 07 September 2018 | 11:35:46 WIB | Kategori: Berita Daerah | Dibaca: 36 Kali


Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Robby Nahliansyah menandatangani MoU bersama Tanoto Fondation

MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanoto Foundation, pada Rabu (5/9) kemarin secara resmi menandatangani naskah kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) bidang pendidikan di aula Kantor Bupati Tanjabtim.

Kerjasama Pemkab Tanjabtim dengan Yayasan Tanoto Foundation itu guna meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung itu. Tanoto Foundation adalah lembaga yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.

Bupati Tanjabtim, H. Romi Hariyanto, SE melalui Wakil Bupati (Wabup), H. Robby Nahliyansyah megatakan, dengan terjalinnya MoUbersama Tanoto Foundation ini, kedepannya dapat menindak lanjuti kegiatan-kegiatan yang lainnya. ‘’Dengan wilayah binaan SD dan SMP yang disampaikan, saya dengan Pak Bupati mengharapkan dengan adanya MoU ini kedepannya akan kita tindak lanjuti dengan kegiatan-kegiatan yang lain. Karena Yayasan ini yang fokus pada peningkatan Sumder Daya Manusia (SDM) guru,’’ kata Wabup Robby.

Pemkab Tanjabtim pun berharap perluasan wilayah binaan pendidikan bisa dilakukan oleh Yayasan Tanoto Foundation, baik tingkat SD, SMP maupun ditingkat MTS bahkan MI. ‘’Sebab, untuk sekarang baru ada beberapa wilayah, kedepan kita ingin ini terus maju dan ditingkatkan di seluruh wilayah yang terdapat di Kabupaten Tanjabtim, terkhusus di daerah-Daerah yang sulit terjangkau,’’ pintanya. ‘’Berbagai lomba yang diikuti, walaupun dari beberapa sekolah maupun beberapa guru hingga ketingkat Provinsi Jambi,’’ imbuhnya.

Wabup juga meminta kepada Tanoto Foundation agar turun ke wilayah terpencil, seperti ke Kecamatan Sadu dan Kecamatan Mendahara. ‘’Yang mana jangkauan wiayah Sadu dan Mendahara ini masih sulit, lepas naik mobil terus naik speed boat, dan nantinya naik perahu dan dilanjutkan dengan jalan kaki. Begitulah perjuangan guru yang ada diwilayah Tanjabtim. Aksesnya belum bisa dibuka, dan memang pembatasan biaya yang dimiliki, dan bila begitu dibuka butuh biaya tinggi, hampir menyedot seluruh pembiayaan Kabupaten Tanjabtim. Mudah-mudahan tidak hanya bekerjasama pada pembinaan, saya pingin masuk lah ke wilayah-wilayah yang sulit untuk di akses oleh masyarakata kami,’’ tuturnya.

Sementara itu, Direktur Program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation, Stuart Weston saat diwawacara menyebutkan, program Tanoto Foundation hadir di Kabupaten Tanjabtim untuk meningkatkan mutu pendidikan, SD, MI, SMP dan MTS. ‘’Ada Lima Provinsi dan 14 Kabupaten serta di 10 Perguruan Tinggi yang menjalin kerjasama dengan kami. Saat ini di Tanjabtim kami ada 24 koloni chaer dan ada 30 fasilitas pelatihan yang nanti akan melatih Kepala Sekolah dan guru dari sekolah micher. Setelah ada perubahan miclas, tahun-tahun depan kami harapkan nanti yang lainnya di Tanjabtim,’’ jelasnya.

Untuk saat ini, Tanoto Foundation fokus pada pembelajaran. Sebab saat ini pembelajaran cenderung banyak ceramah dan hafalan. Siswa supaya fokus pembelajaran, baik guru menjadi siswa lebih banyak diskusi dan praktek. Dia berharap Sekolah berpartisipasi melibatkan guru, masyarakat, Komite Sekolah dan terbuka transparansi keuangan Sekolah serta fokus pada peningkatan pembelajaran. ‘’Dalam program Pelita Pendidikan, pada target tahap awal selama Tiga tahun, namun nanti kalau kedua belah pihak sepakat, program dapat diperpanjang dan tidak ada batasan waktunya,’’ tandasnya.

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika



BERITA TERBARU


Komentar

POTENSI DAERAH

GALLERY KEGIATAN

ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap

ONLINE SUPPORT