Pengembangan Sekolah Mesti Berwawasan Lingkungan
Selasa, 02 Mei 2017 | 15:24:17 WIB | Kategori: Berita Umum | Dibaca: 174 Kali


Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto saat meninjau SMPN 21 Tanjung Jabung Timur

MUARASABAK-  Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto meminta pengembangan sekolah mengedepankan wawasan lingkungan. Artinya, pohon dan kebun yang berada dalam wilayah sekolah tetap dijaga dan dipertahankan. Hal itu disampaikan Bupati saat mengecek usulan rencana pengembangan SMPN 21 Tanjung Jabung Timur berupa penambahan dua Ruang Kelas Baru (RKB) dan satu unit Laboratorium.  

‘’Pengembangan dan penambahan bangunan di sekitar sekolah hendaknya tetap memperhatikan dan menjaga kelestarian lingkungan yang ada,’’ kata Romi.

Terkait draf perencanaan pengembangan pembangunan RKB dan Labor di SMPN 21 tersebut, Bupati menjelaskan, ia kurang sependapat pembangunan menggunakan space tanah yang saat ini tersisa dari bangunan yang sudah ada. Pada prinsipnya, Bupati menyetujui pengembangan RKB disekolah tersebut akan tetapi pengembangannya cendrung pada bangunan berlantai dua. Sehingga pohon-pohon dan kebun yang berada disekitar bangunan tidak terganggu.

‘’Dari total tanah sekitar satu hektar ini saya cenderung pengembangan lebih baik ke atas. Gedung yang sudah ada kita tingkatkan jadi dua lantai," kata Romi.

Selain pertimbangan wawasan lingkungan, mempertahankan kebun dan pepohonan yang ada disekitar sekolah juga baik pada pertumbuhan mental siswa.

‘’Keasrian sekolah ini harus dipertahankan. Sangat baik pengaruhnya pada pertumbuhan mental siswa," lanjutnya.

Untuk itu, Bupati meminta pihak sekolah menjaga keseimbangan lingkungan harus dicontohkan dari sekolah dan keluarga. Di berbagai daerah, isu ini dianggap mengkhawatirkan. Karena itu, potensi besar yang saat ini dimiliki Tanjabtim harus bisa dipertahankan dan diberdayakan seoptimal mungkin. Bahkan, Bupati juga meminta kepada Kepala SMPN 21 Hasanah, yang saat itu hadir mendampingi Bupati mengelilingi sekolah menganjurkan agar sekolah bisa menerapkan keharusan menanam pohon bagi siswa nakal yang melalukan kesalahan.

"Bagi anak kita yang bandel mungkin perlu disuruh menanam pohon. Beri nama pohon itu dengan nama mereka sendiri dan harus dipastikan terawat,"sarannya. Tujuannya, jelas Romi,agar tumbuh rasa tanggungjawab dalam diri si anak agar kelak dia tumbuh menjadi pribadi yang selalu belajar dari pengalaman dan menjadi pribadi yang selalu siap memperbaiki diri. (***) 

Sumber:



BERITA TERBARU


Komentar

POTENSI DAERAH

GALLERY KEGIATAN

ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap

ONLINE SUPPORT